Beranda » 2017 » Juni

Monthly Archives: Juni 2017

Pilih Blogger.com, WordPress.com, atau WordPress.org?

Salah satu hal yang sering bikin bingung blogger pemula ketika ingin memulai ngeblog adalah memilih layanan blogging yang akan digunakan.

Penyebabnya tentu saja karena di internet ada banyak sekali blogging platform atau layanan ngeblog yang bisa dipilih, dari yang gratis sampai berbayar.

Tapi jika ditanya mana yang paling bagus, blogger.com, wordpress.com dan wordpress.org biasanya menjadi tiga blogging platform yang paling sering direkomendasikan orang.

Nah kira-kira dari ketiga blogging platform tersebut mana yang terbaik?

(lebih…)

Derita Tinggal di Rumah Berhantu, yang Awalnya Takut Hingga Akhirnya Pasrah

Sumber gambar : www.sky.com

Kita tentunya sering mendengar cerita soal rumah hantu. Kisah ini bahkan menjadi salah satu topik yang sering diangkat ke dalam film horor.

The Conjuring misalnya, film ini mengangkat cerita tentang pasangan pemburu hantu yang bertugas mengusir hantu di sebuah rumah.

The Amityville Horror, rumah yang terkenal seram dan berhantu dan sudah berkali-kali diangkat jadi film. Bahkan rumah ini menjadi tempat wisata dan rame banget dikunjungi.

Cerita soal rumah hantu memang enggak bakalan ada habisnya.

Di suatu daerah, hampir pasti ada satu rumah yang dianggap ngeri dan berhantu, sehingga ditakuti oleh penduduk lain.

Enggak mesti rumah tua yang enggak ditinggali, rumah biasa yang ada penghuninya pun kadang sering mendapat cerita mistis.

Saya ingat banget waktu pindah rumah saat SD dulu.

Pak RT langsung mendatangi rumah saya dan memperingatkan papa dan mama.

“Kalau mendengar suara anak kecil malam-malam atau mendengar bunyi langkah kaki di teras, jangan lihat ke luar atau mengintip lewat jendela.”

Saya tidak mendapat penjelasan lebih lanjut, hanya saja mama dan papa selalu menegur kalau malam-malam saya mengintip ke luar jendela.

Sampai suatu hari saya tahu kalau rumah yang ada di sebelah rumah saya dianggap berhantu.

Rumah itu udah tua, berada di tengah-tengah ladang.

Namun untungnya, saya enggak pernah merasakan apa-apa, tapi hal itu sukses bikin saya merinding ketakutan selama bertahun-tahun, sampai akhirnya rumah dan ladang itu dibersihkan dan dibangun rumah baru.

Kisah rumah berhantu memang bikin takut, tapi juga bikin kepo.

Bayangkan kalau kita sendiri yang tinggal di rumah itu.

Pastinya sih bakalan ketakutan banget.

Mungkin kita enggak melihatnya langsung, tapi lama-lama tinggal di sana, besar kemungkinan kita punya perasaan aneh.

Buka halaman selanjutnya untuk membaca cerita ketika harus tinggal di rumah berhantu.

Yang awalnya takut jadi pasrah karena enggak bisa ngapa-ngapain lagi.

Sebelumnya, baca di sini pengakuan cewek yang bisa melihat hantu.

Seperti Ji Eun Tak di Drama Korea Goblin, 2 Cewek Ini Bisa Bertemu dan Berinteraksi Dengan Hantu

Ji Eun Tak, tokoh utama di drama Korea Goblin punya kemampuan bisa melihat dan berinteraksi dengan hantu. Dia malah menjalin hubungan persahabatan dengan hantu-hantu tersebut, bahkan menolong sang hantu yang ingin melakukan sesuatu di dunia tapi enggak bisa. Melihat Eun Tak, kita jadi bertanya-tanya, gimana ya rasanya bisa melihat hantu? Digambarkan, awalnya Eun Tak ketakutan dan risih dengan kehadiran hantu-hantu ini, tapi akhirnya dia memilih untuk menerima kenyataan dan jadi berteman dengan mereka.

Di kehidupan nyata, sosok seperti Eun Tak mungkin saja ada. Mereka yang diberi kelebihan bisa merasakan dan melihat kehadiran hantu. Saya sendiri punya teman yang punya kelebihan ini. Dia pernah bercerita ketika menginap di salah satu hotel di Bangkok, dia didatangi oleh dua orang anak kecil dan orangtua yang menatapnya dengan wajah sedih. Belakangan, dia tahu kalau tahun 1980-an lalu, pernah ada kebakaran hebat di hotel itu dan satu keluarga meninggal.

Itu bukan pertama kalinya dia mengalami kejadian itu. Beberapa hari yang lalu, saya tengah jalan bareng dia. Kami berjalan kaki di daerah Kwitang, Jakarta Pusat, menuju Cikini. Di tengah jalan, saya melihat ada rumah tua yang tidak terurus. Karena penasaran, saya mendekati rumah itu untuk memotretnya. Saya pun mengajaknya masuk ke pekarangan depan, tapi dia menolak sambil bilang dia merasakan hawa yang enggak enak dan mengajak saya pergi. Jujur saja, bulu kuduk saya merinding, meski saat itu masih siang. Refleks saya langsung menjauh dari tempat itu, tanpa menoleh lagi ke belakang.

(lebih…)